Inovasi maritim Indonesia

Inovasi kapal baja.
Hasil karya anak bangsa.

Kapal Pelat Datar adalah inovasi kapal baja asli Indonesia yang lahir dari riset, rekayasa, dan pemahaman terhadap karakter perairan serta masyarakat pesisir Nusantara.

Dengan konstruksi yang lebih sederhana, efisien, dan mudah dibangun, inovasi ini membawa sebuah visi: menghadirkan kapal karya anak bangsa yang kelak tumbuh menjadi identitas kapal nasional.

Riset, inovasi, menuju identitas kapal nasional
Kapal ikan pelat datar 20 GT berwarna merah-putih berlayar di laut
01KARYA ANAK BANGSA

KPD / FIELD NOTES

InventorHadi Tresno Wibowo
Prototipe acuanFishing Boat 20 GT
Material kapalBaja
Register patenP00201304514
P00201304514Register paten
30 hariFase produksi*
BajaMaterial kapal
60%TKDN*
*Acuan produksi dan TKDN dari informasi pengembangan KPD. Jadwal produksi serta kandungan lokal mengikuti model, konfigurasi, dan lingkup pengadaan.

Inovasi maritim Indonesia

Kesederhanaan yang menyimpan
kekuatan global.

Bagi nelayan dan masyarakat pesisir Indonesia, kapal adalah bagian dari kehidupan, budaya, dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mereka terbiasa membangun, mengoperasikan, merawat, hingga memperbaiki kapalnya sendiri.

Kapal Pelat Datar dirancang agar pembangunan kapal semakin dekat dengan masyarakat pesisir dan galangan lokal. Teknologi hadir untuk memperkuat kemampuan lokal, bukan menggantikannya.

01 / Filosofi yang hidup

Dibangun dari kebiasaan turun-temurun

Kemampuan membuat, mengoperasikan, merawat, dan memperbaiki kapal telah tumbuh lintas generasi. Inovasi menghormati pengetahuan tersebut dan menjadikannya bagian dari kemajuan.

02 / Kesederhanaan konstruksi

Mudah dibangun.
Mudah dirawat.

Konstruksi menyederhanakan produksi kapal baja, mengurangi kompleksitas pengerjaan, membuka peran tenaga kerja lokal, serta memudahkan perawatan dan perbaikan sepanjang usia operasional.

03 / Material berkelanjutan

Kuat, tersedia,
dan bernilai kembali.

Baja dapat didaur ulang dan diproduksi di dalam negeri. Penggunaannya mengurangi ketergantungan pada kayu; pola potong membantu mengelola sisa material, sementara baja tetap memiliki nilai saat siklus penggunaan kapal berakhir.

Potret Ir. Hadi Tresno Wibowo, M.T., inventor Kapal Pelat Datar
IR. HADI TRESNO WIBOWO, M.T.

The Inventor’s Journey

Satu gagasan sederhana.
Sebuah perjalanan untuk Indonesia.

Bagi (Alm.) Ir. Hadi Tresno Wibowo, M.T., kapal adalah bagian dari kehidupan dan kemandirian. Kepeduliannya terhadap nelayan melahirkan pertanyaan: bisakah kapal baja dibuat lebih sederhana, dan teknologinya suatu hari dikuasai masyarakat sendiri?

“Kapal ini lebih kuat dari kayu dan fiber. Kalau nelayan nanti sudah mampu membuat kapal dari pelat baja ini, potensinya akan lebih besar lagi.”
(ALM.) IR. HADI TRESNO WIBOWO, M.T.
INVENTOR / DOSEN TEKNIK PERKAPALAN UI
Telusuri perjalanan Pak Hadi

Di balik bentuknya

Sederhana di fabrikasi,
serius di rekayasa.

Linesplan kapal ikan 30 GT: profile view, top view, dan bodyplan dari paket G1 2022
01 / GEOMETRI LAMBUNGDesain terbaca sebelum baja dipotong.G1 · Linesplan kapal ikan 30 GT · 2022
Mesh dan legenda hasil simulasi dalam dokumen CFD G5 kapal ikan 30 GT
02 / PEMODELAN NUMERIKRespons kapal ditelaah melalui simulasi.G5 · CFD kapal ikan 30 GT · 2022

Kesederhanaan konstruksi tidak berarti kompromi terhadap rekayasa. Di balik bentuk Kapal Pelat Datar terdapat pemodelan, simulasi hidrodinamika, analisis struktur, dan evaluasi desain untuk memahami bagaimana kapal berinteraksi dengan air dan bagaimana strukturnya menerima beban.

01Sederhana untuk dibangun

Konstruksi pelat datar mengurangi kebutuhan bending dan curving, sehingga proses fabrikasi lebih sederhana dan efisien.

02Direkayasa sebelum dibangun

Pemodelan digital, CFD, dan FEA membantu memahami aliran, beban, tegangan, serta respons struktur sebelum kapal diwujudkan di galangan.

03Diuji untuk terus berkembang

Hidrodinamika dan kekuatan struktur dievaluasi pada berbagai kondisi agar setiap generasi kapal terus disempurnakan.

Engineering dossier / 2017—2022

Bukan cuma bentuk.
Ini jejak pembuktiannya.

Materi proyek menunjukkan sebuah pola penting: ide kapal pelat datar dibaca melalui gambar, perhitungan, simulasi, pengujian, dan review klasifikasi—bukan melalui satu klaim besar.

READ THE DESIGN IN LAYERS01 / 04
01
Rencana

Linesplan dan general arrangement menjelaskan bentuk, ruang, muatan, serta misi kapal.

02
Prediksi

Studi stability, resistance–power, dan CFD membantu membaca perilaku kapal sebelum operasi.

03
Pembuktian

FEA memeriksa respons struktur; uji towing tank membandingkan tahanan pada kondisi yang ditentukan.

04
Review

Dokumen desain yang ditandai approved atau seen oleh BKI memberi jejak pemeriksaan klasifikasi pada konfigurasi tertentu.

Catatan editorial: setiap angka harus dibaca bersama tipe kapal, revisi gambar, kondisi muatan, dan status dokumennya.

29 GT / LABORATORIUM

Model skala 1:5 masuk towing tank.

Laporan LHI mencatat pengujian resistance pada dua kondisi sarat, dengan pengukuran model dan ekstrapolasi ke kapal penuh. Detail angka operasional tidak diringkas di sini agar hasil model tidak tercampur dengan performa kapal penuh tanpa konteks.

PENGUJIAN RESISTANCE KAPAL IKAN PELAT DATAR · LHI, 2019
30 GT / DESIGN PACKAGE

Satu paket desain membaca satu misi.

Rangkaian G1–G5 menghubungkan linesplan, general arrangement, preliminary stability, resistance–power, dan CFD untuk kapal gillnet–longline 30 GT.

G1—G5 · DRAWING & CALCULATION PACKAGE, 2022

Produk unggulan / kapal ikan

Dari 5 sampai 30 GT.
Inovasi untuk nelayan.

Empat kelas desain kapal ikan dengan teknologi pelat datar. Kenali ukuran, kapasitas, serta kebutuhan mesin untuk memulai pembicaraan yang sesuai dengan operasi Anda.

01 / KAPAL IKANBAJA
Visual desain kapal ikan 5 GT dari katalog Juragan Kapal

Kompak untuk pesisir

5 GT

Desain kapal ikan dengan ruang kerja terbuka dan kebutuhan mesin yang ringkas.

Panjang (LOA)
10,5 m
Lebar
3 m
Mesin utama
30 HP
Palka ikan
7 m³
Spesifikasi lengkap
Sarat penuh
0,55 m
Kecepatan dinas
7–9 knot
Awak
2–3 orang
Bahan bakar
500 L
Air bersih
—
Tonase
5 GT

Katalog 5 GT, halaman 5.

Lihat katalog PDF
02 / KAPAL IKANBAJA
Visual desain kapal ikan 10 GT dari katalog Juragan Kapal

Ruang kerja yang berkembang

10 GT

Kapal ikan dengan kapasitas bahan bakar dan fasilitas awak untuk perjalanan yang lebih panjang.

Panjang (LOA)
10,5 m
Lebar
2,6 m
Mesin utama
80 HP
Palka ikan
5 m³
Spesifikasi lengkap
Sarat penuh
0,95 m
Kecepatan dinas
7–9 knot
Awak
4–7 orang
Bahan bakar
1.000 L
Air bersih
500 L
Tonase
10 GT

Katalog 10 GT, halaman 3.

Lihat katalog PDF
03 / KAPAL IKANBAJA
Visual desain kapal ikan 20 GT dari katalog Juragan Kapal

Skala operasi yang lebih luas

20 GT

Produk unggulan kapal ikan baja dengan ruang penyimpanan dan kapasitas awak yang lebih besar.

Panjang (LOA)
14,5 m
Lebar
3,35 m
Mesin utama
130 HP
Palka ikan
15 m³
Spesifikasi lengkap
Sarat penuh
1,3 m
Kecepatan dinas
7–9 knot
Awak
6–10 orang
Bahan bakar
3.000 L
Air bersih
1.500 L
Tonase
20 GT

Katalog 20 GT, halaman 3.

Lihat katalog PDF
04 / KAPAL IKANBAJA
Visual desain kapal ikan 30 GT dari katalog Juragan Kapal

Untuk kebutuhan armada

30 GT

Kelas katalog 30 GT dengan palka ikan dan fasilitas air blast freezer untuk penanganan hasil tangkapan.

Panjang (LOA)
17 m
Lebar
4 m
Mesin utama
220 HP
Palka ikan
23 m³
Spesifikasi lengkap
Sarat penuh
1,3 m
Kecepatan dinas
7–9 knot
Awak
10–13 orang
Bahan bakar
9,5 ton
Air bersih
6 ton
Tonase
29 GT pada lembar spesifikasi

Katalog 30 GT, halaman 5. Air blast freezer: 8 m³.

Lihat katalog PDF

Spesifikasi dan visual mengacu pada katalog Juragan Kapal. Kelas katalog 30 GT mencantumkan tonase 29 GT pada lembar spesifikasinya. Spesifikasi akhir disesuaikan dengan desain dan kebutuhan operasi yang disepakati.

Engineering process KPD

Direkayasa dengan teliti.
Dibangun dengan pasti.

Lima tahap menghubungkan kebutuhan pengguna dengan kapal yang dibangun: desain dasar, pemodelan, pengujian model, gambar kerja, dan produksi.

  1. Pembuatan desain dasar01 / DESAIN

    Pembuatan desain dasar

    Misi, dimensi, bentuk lambung, dan tata ruang menjadi dasar keputusan desain.

  2. Pemodelan komputasional02 / SIMULASI

    Pemodelan komputasional

    CFD dan analisis struktur membantu mengevaluasi aliran, beban, dan respons kapal.

  3. Simulasi model skala03 / PENGUJIAN

    Simulasi model skala

    Pengujian towing tank membaca tahanan model pada kondisi pengujian yang ditentukan.

  4. Pembuatan gambar kerja04 / GAMBAR KERJA

    Pembuatan gambar kerja

    Desain diterjemahkan menjadi detail struktur, pola potong, dan panduan perakitan.

  5. Produksi kapal05 / PRODUKSI

    Produksi kapal

    Pelat dipotong, rangka dirakit, kulit dipasang, lalu sambungan dan hasil kerja diperiksa.

Visual dari paket desain KPD, katalog, dan dokumentasi produksi. Pengujian dan analisis mengikuti lingkup masing-masing desain.

Baca penjelasan risetnya

Proses produksi / dari pelat menjadi kapal

Langkah demi langkah.
Bentuk menjadi kenyataan.

Urutan fabrikasi dibuat terbaca, dari pemotongan material hingga perakitan, pengelasan, dan pengujian kapal.

  1. Pemotongan material01

    Pemotongan material

    Pola potong dari gambar kerja diterapkan pada pelat baja.

  2. Persiapan jig02

    Persiapan jig

    Dudukan perakitan menjaga posisi komponen saat lambung dibangun.

  3. Perakitan frame & sekat03

    Perakitan frame & sekat

    Rangka dan sekat membentuk struktur utama kapal.

  4. Pemasangan kulit lambung04

    Pemasangan kulit lambung

    Pelat datar dipasang mengikuti geometri dan urutan perakitan.

  5. Pengelasan & pemeriksaan05

    Pengelasan & pemeriksaan

    Sambungan dilas dan diperiksa sebelum tahap outfitting.

  6. Outfitting & uji berlayar06

    Outfitting & uji berlayar

    Sistem kapal dipasang, dilanjutkan pemeriksaan dan pengujian.

Catatan perjalanan

Masalah nelayan,
inovasi nyata.

Perjalanan Kapal Pelat Datar tidak berhenti di sebuah gambar kapal. Ia tumbuh melalui riset, prototipe, percakapan dengan nelayan, pengujian, dan keberanian untuk menguji kemungkinan.

Buka percakapan

Mengapa baja?

Material hari ini.
Nilai untuk masa depan.

Acuan perbandingan dalam materi pengembangan KPD

Baja / KPD15–20 tahun
Perawatan: 1× / tahunNilai jual kembali: Tinggi
Fiberglass5–10 tahun
Perawatan: 3× / tahunNilai jual kembali: Sedang
Kayu5–10 tahun
Perawatan: 3× / tahunNilai jual kembali: Rendah

Kisaran dan frekuensi merupakan acuan materi KPD, bukan jaminan usia atau jadwal servis. Kondisi operasi, mutu konstruksi, dan perawatan menentukan hasil aktual.

Mari mulai percakapan

Bangun kapal.
Tumbuhkan kemandirian.

Ceritakan kebutuhan operasi, model kapal, dan rencana pengadaan Anda. Percakapan yang tepat membantu menghubungkan desain, produksi, dan kemampuan galangan lokal.

FOKUSDesain / kapal ikan / produksi
EMAIL JURAGAN KAPALjuragankapal.jk@gmail.com
MULAI DISKUSI

Pesan akan dibuka di aplikasi email Anda untuk diperiksa dan dikirim.